Kemitraan di Bidang Pendidikan

Usaha Bimbel masih menjadi salah satu bisnis layanan jasa di bidang pendidikan yang cukup potensial karena masih mempunyai pangsa pasar yang masih cukup terbuka. Hal ini disebabkan oleh tingginya upaya para orang tua untuk memberikan pendidikan terbik bagi para buah hatinya. Maka dari itu, peluang bisnis kemitraan di bidang pendidikan masih cukup terbuka dengan target pasar yang masih cukup luas dari berbagai lapisan masyarakat.

Deretan Daftar Bisnis Kemitraan di Bidang Pendidikan

Kalau Anda tertarik untuk mendalami bisnis di bidang franchise pendidikan, sebenarnya ada cukup banyak waralaba yang bisa dijadikan pilihan. Sebagai referensi, berikut adalah beberapa daftar bisnis franchise di bidang pendidikan yang bisa Anda pertimbangkan.

1. Bisnis Kemitraan di Bidang Pendidikan Pingu’s English

Saat ini bahasa inggris menjadi salah satu keterampilan yang cukup banyak dibutuhkan. Maka dari itu, tidak mengherankan apabila banyak orang tua yang mulai mendorong agar anak-anaknya bisa belajar bahasa inggris sejak dini. Guna mengatasi persoalan ini, Pingu’s English hadir dengan menyediakan layanan kursus bahasa inggris untuk anak-anak dari usia 2 tahun hingga 7 tahun.

Pingu’s English sendiri telah hadir di 18 Negara dengan total pusat pelatihan sudah mencapai kurang lebih 60 buah. Di Indonesia sendiri, lisensi dari Pingu’s English dipegang oleh PT Impact Training Center. Kalau Anda tertarik untuk bergabung dengan bisnis franchise yang satu ini, modal awal yang dibutuhkan adalah sekitar Rp 900 jutaan untuk melakukan pembayaran royalty, pengadaan materi, perlengkapan, dan juga renovasi tempat.

2. Tiara Bimbingan Belajar

Deretan bisnis kemitraan di bidang pendidikan yang bisa Anda pertimbangkan selanjutnya adalah Tiara Bimbingan Belajar. Franchise pendidikan yang berdiri di Palangkaraya ini sudah memiliki lebih dari 9 gerai pusat belajar. Waralaba pendidikan yang satu ini menyasar bimbingan untuk TK dan SD dengan materi mulai dari Calistung, IPA, IPS, Matematika Sempoa, dan lain sebagainya.

Kalau Anda tertarik untuk bergabung dengan waralaba yang satu ini, modal investasi awal yang dibutuhkan adalah pada kisaran Rp 80 jutaan. Biaya yang cukup terjangkau, bukan?

3. LP3I

Mungkin sudah banyak diantara Anda yang tidak asing lagi dengan nama bisnis kemitraan di bidang pendidikan yang satu ini. LP3I Course Center merupakan tempat pelatihan kursus yang sudah berdiri sejak tahun 1989 yang lalu. Hingga saat ini sudah ada lebih dari 83 gerai tempat kursus LP3I di seluruh Indonesia.

Ada cukup banyak materi yang bisa dipelajari di LP3I. Beberapa diantaranya adalah kursus bahasa inggris, mandarin, Jepang, Public Relation, Bimbel, dan lain sebagainya. Sebagai salah satu franchise pendidikan yang cukup lengkap, Anda membutuhkan modal investasi awal sekitar Rp 750 jutaan untuk bisa bergabung dengan waralaba yang satu ini.

4. Robota Robotic School

Dari namanya sudah dapat ditebak bahwa tempat pelatihan ini merupakan pusat pendidikan dan pelatihan terkait dengan teknik robotika. Franchise pendidikan ini berada di bawah naungan PT Robota Indonesia yang menyediakan pendidikan dan kursus terkait dengan seluk-beluk Robotika. Kalau Anda tertarik untuk bergabung dengan bisnis waralaba ini, modal investasi awal yang dibutuhkan adalah pada kisaran Rp 215 jutaan.

  • Demikianlah beberapa daftar bisnis kemitraan di bidang pendidikan di Indonesia yang perlu Anda ketahui. Dengan adanya beberapa franchise pendidikan di atas, Anda tidak perlu bingung lagi apabila ingin mencari referensi seputar bisnis dalam bidang pendidikan yang cukup potensial untuk dikembangkan.

Tinggalkan Balasan