Bisnis waralaba memang tengah naik daun. Salah satu bisnis franchise yang masih memiliki potensi pasar mumpuni adalah fried chicken. Pasalnya, saat ini minat dan konsumsi ayam goreng tepung dikalanga masyarakat masih cukup tinggi. Dari sekian banyak waralaba fried chicken, Sabana Fried Chicken menjadi salah satu yang patut Anda pertimbangkan. Lalu bagaimanakah kira-kira review franchise Sabana Fried chicken, apakah masih menguntungkan?

Franchise Sabana Fried Chicken Yang Masih Memiliki Potensi Pasar

Bagi Anda yang belum tahu, Sabana Fried Chicken merupakan salah satu usaha ayam goreng crispy yang pertama kali didirikan oleh H. Syamsialis dan gerai pertamanya berada di kawasan Pondok Gede. Berbekal kegigihan yang dimilikinya, tidak mengherankan apabila usaha ayam goreng crispi yang dirintisnya tersebut berkembang cukup pesat dan bahkan bisa mengembangkan bisnis dalam bentuk waralaba.

Baca juga : Kemitraan fried chicken dengan modal dibawah 20 juta

Jika melihat performa dari waralaba yang satu ini, mungkin banyak diantara Anda yang bertanya-tanya seputar review franchise Sabana Fried chicken, apakah masih menguntungkan?

1. Sabana Fried Chicken Telah Memiliki Lebih Dari 2.000 Gerai

Sebagai salah satu waralaba yang cukup populer, Sabana Fried Chicken sendiri telah memiliki lebih dari 2.000 gerai yang tersebar di berbagai wilayah dan kota di Indonesia. Banyaknya jumlah gerai yang dimiliki ini rasanya tidak lepas dari potensi pasar yang masih cukup terbuka dari waralaba ayam goreng yang satu ini.

Selain itu, dengan banyaknya jumlah gerai yang sudah dimiliki oleh bisnis waralaba ini mengindikasikan bahwa produk ayam goreng yang dijual oleh Sabana Fried Chicken sendiri sudah diterima dengan baik oleh sejumlah lapisan masyarakat sehingga akan lebih memudahkan dalam proses pemasarannya.

Baca juga : Franchise martabak manis atau terang bulan modal dibawah 20 juta 

2. Modal Investasi Yang Relatif Terjangkau

Seperti bisnis waralaba pada umumnya, Sabana Fried Chicken pun membutuhkan yang namanya modal investasi untuk bisa bergabung dengan waralaba yang satu ini. Namun Anda tidak perlu khawatir karena untuk bisa bergabung dengan kemitraan usaha ini, modal investasi yang dibutuhkan tidaklah terlalu besar.

Khusus untuk wilayah Jabodetakbek, modal investasi yang dibutuhkan adalah pada kisaran Rp 16,7 jutaan. Sedangkan untuk wilayah-wilayah di luar Jabodetabek akan dikenakan tambahan berupa biaya ongkos kirim. Modal investasi yang relatif cukup terjangkau, bukan?

Dengan modal investasi yang relatif cukup terjangkau ini, maka peluang untuk bisa meraih keuntungan pun akan semakin besar. Terlebih saat ini sudah semakin banyak lapisan masyarakat yang gemar mengonsumsi makanan berupa ayam goreng crispi.

3. Prospek Waralaba Sabana Fried Chicken

Jumlah gerai waralaba Sabana Fried Chicken ini memang terbilang sudah cukup banyak yakni mencapai 2.000-an gerai diberbagai wilayah. Maka dari itu, apabila Anda berminat untuk bergabung dengan bisnis franchise yang satu ini pun tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Pihak pemilik franchise akan meminta Anda untuk terlebih dahulu mengisi formulir dan mengecek apakah sudah ada gerai Sabana Fried Chicken atau belum di lokasi tersebut.

Jika formulir pendaftaran tersebut sudah disetujui maka Anda baru bisa melakukan penyetoran modal investasi dan kemudian mendapatkan booth untuk berjualan ayam goreng tepung tersebut. Konsep bisnis yang diusung oleh Sabana Fried Chicken sendiri adalah UMKM dengan menggunakan booth sehingga bisa menjangkau lebih banyak pangsa pasar karena memiliki harga yang cukup terjangkau.

Jadi review franchise Sabana Fried chicken, apakah masih menguntungkan? Jika menilik potensi pasar penikmat ayam goreng krispi yang masih cukup besar dan modal investasi yang cukup terjangkau, maka bisa dikatakan bahwa peluang bisnis ini masih cukup menguntungkan. Tentu ada faktor-faktor lain yang perlu Anda perhatikan seperti lokasi penjualan, strategi pemasaran, dan lain sebagainya agar bisa mendapatkan tingkat keuntungan yang maksimal.

 

Komentar